Senin, 22 November 2010

Dasar Pemasaran


PERILAKU DASAR KONSUMEN


Ø     Informasi Psikologis

Perilaku manusia digerakkan oleh kebutuhan-kebutuhan dasar. Sebagai sosial, perilaku individu dipengaruhi oleh lingkungannya. Lingkungan sosial selain berfungsi sebagai alat pemenuhan kebutuhan juga berfungsi sebagai kontrol terhadap perilaku individu. Karena individu terlibat dalam mengonsumsi benda benda dan jasa dari lingkungannya, maka dia memiliki perilaku konsumen.
Psikologi konsumen berakar dari psikologi periklanan dan penjualan. Inti dari berjualan adalah membujuk dan meyakinkan orang lain untuk menerima dan melakukan hal-hal yang disampaikan oleh penjual. Iklan mempunyai fungsi ganda yaitu fungsi informasi dan fungsi persuasif.

Tingkat efektivitas iklan ditentukan oleh:
1) daya penarik perhatian;
2) interes dan sikap calon konsumen;
3) nilai sugesti dari iklan;
4) motivasi calon konsumen.

Pada psikologi konsumen tercakup penelitian tentang konsumen sebagai pembeli dan konsumen sebagai konsumen, konsumen sebagai warga negara, serta sebagai sumber data dari pengetahuan perilaku dasar. Masing-masing metode yang digunakan dalam psikologi konsumen memiliki keluasan perbedaan dalam hal disain eksperimentalnya, subjek yang diteliti, prosedur pengumpulan data, dan instrumen instrumennya.
Penelitian sikap konsumen terhadap produk atau pelayanan dapat dilakukan dengan skala penilaian (rating scale) seperti “Semantic Differential” dan dapat pula melalui teknik-teknik projektif seperti interpretasi terhadap gambar, bermain peran, visualisasi. Untuk sampel kecil dapat digunakan “depth interviews”. Pembagian pasar psikologis mengajikan deskripsi gabungan tentang kepribadian dan gaya hidup pemakai produk, media, dan atau jasa.
Pengujian produk dapat memakai berbagai bentuk uji seperti penelitian identifikasi merek dan pilihan merek, penelitian makanan yang dapat diterima dan air layak minum, dan studi studi pengembangan produk.

·        Motif seseorang untuk membeli barang atau jasa yang ditawarkan, sangat bervariasi. Biasanya sulit untuk mengetahui motif yang sesungguhnya, ada berbagai motif membeli yang menurut seorang psikolog, Vance Packard, kebanyakan motif pembelian berkisar antara mencari kekayaan dan pangkat. Di dalam kegiatan menjual membeli sering terjadi perbedaan persepsi.

·        Untuk mengamalkan persepsi perlu dilakukan beberapa hal meliputi, tujuan pemberian informasi, tugas dalam penyampaian informasi, metode komunikasi, alat alat yang digunakan, cara cara penyampaian, informasi, wadah atau organisasi dan personil, lokasi dan tempat operasi, waktu dan lamanya pelaksanaan, penanganan hambatan yang mungkin timbul, system pengawasan dan pengendalian.

·        Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. Konsumen dapat merupakan seorang individu ataupun organisasi, mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi, mereka mungkin berperan sebagai initiator, influencer, buyer, payer atau user.Tingkah laku konsumen banyak dipengaruhi oleh karakteristik-karakteristik seperti, jenis kelamin, usia,watak, status, sosial ekonomi, serta lokasi tempat tinggal

Contoh .
Saat ini, sepeda motor merupakan barang kebutuhan individu dimana keberadaannya mencerminkan gaya hidup dan perilaku pemakainya, maka dalam keputusan pembeliannya,faktor psikologis sangat berpengaruh.
Seperti yang terjadi di Dealer Aldavan Motor Jakarta, perusahaan yang selalu melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan penjualannya. Upaya-upaya tersebut antara lain melalui media iklan, peningkatan kualitas pelayanan, pemberian hadiah pada pelanggan serta mengetahui selera konsumen.
Perusahaan menyadari, bahwa faktor psikologis saat ini memegang peranan penting dalam keputusan pembelian, meskipun faktor – faktor lain seperti budaya, sosial, pribadi juga berpengaruh pada keputusan pembelian.
Hampir setiap kalangan ingin dan telah memiliki sepeda motor, dengan berbagai macam merk dan model. Sehingga mereka menggunakan berbagai cara untuk dapat memiliki sepeda motor. Secara tunai bahkan kredit sudah menjadi sangat mudah saat ini. Dengan hanya membayar ratusan ribu bahkan puluhan ribu pun sudah dapat memiliki sepeda motor baru.
Namun masalah yang saat terjadi adalah semakin macet nya jalan raya dikarenakan semakin banyaknya kendaraan pribadi yang dimiliki masyarakat



Rabu, 17 November 2010

Flu Burung

Kalau Burung Flu

          Flu burung sulit dibedakan dari penyakit lain tanpa uji laboraturium. Tapi, Perserikatan Bangsa-bangsa perpesan kepada ahli veteriner agar tidak lagi menunggu pekerjaan di laboraturium untuk tindakan pengendalian wabah virus yang satu ini. Flu burung dari virus H5NI (sangat patogenik) ternyata sulit sekali dibedakan dari penyakit tetelo dan keracunan akut, akibat tingkat kematiannya yang tinggi dan tiba-tiba. Berdasarkan gejalanya, cara kerja virus yang masa inkubasinya 2-5 hari itu juga mirip dengan kolera akut serta infeksi bakteri pada jengger dan pial.
          Pada unggas yang mati dengan sangat cepat, hanya sedikit luka yang terlihat. Biasanya hewan itu mengalami dehidrasi serta penyumbatan organ-organ dalam dan otot. Pada unggas yang tidak mati secara cepat, inilah yang diantaranya terjadi : pendarahan di seluruh tubuh, khususnya di pangkal tenggorokan, trakea, dan sekitar hati, serta keluarnya cairan di bawah kulit yang sangat banyak, khususnya di sekitar kepala dan lutut kaki.
          Berikut ini beberapa petunjuk tanda-tanda klinis dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB apabila flu burung benar-benar hadir. Itu pun yang terlihat.
  • Unggas menunjukkan kondisi yang lemah dan jalannya sempoyongan. Unggas yang sakit seringkali duduk atau berdiri dalam keadaan setengah tidur atau mengantuk dengan kepala menyentuh tanah.
  • Beberapa hewan, khususnya unggas yang masih muda, memperlihatkan tanda-tanda sakit pada saraf.
  • Pada ayam betina yang mulai bertelur, cangkang telurnya tipis dan kemudian ayam itu segera berhenti bertelur.
  • Jengger dan pial berwarna merah kehitaman sampai biru dan bengkak. Dapat juga disertai pendarahan yang kental di ujung-ujungnya.
  • Diare banyak dan cukup sering, serta unggas merasa haus luar biasa.
  • Napas cepat dan sulit.
  • Perdarahan bisa terjadi pada daerah kulit yang tidak ditumbuhi bulu, khususnya tulang kering pada kaki.
  • Laju kematian bervariasi, dari 50 sampai 100 persen. Sedikitnya setengah dari ternak unggas mati.
  • Pada ayam kalkun, penyakitnya mirip dengan yang menyerang ayam petelur, tapi berlangsung 2-3 hari lebih lama. Kadang-kadang kelopak mata dan hidung bengkak.
  • Pada itik dan angsa peliharaan, tanda-tanda depresi, sedikit makan, dan diare mirip dengan yang terjadi pada ayam petelur, walaupun sering dikaitkan dengan pembengkakan sinus atau rongga hidung.
  • Itik yang terinfeksi dan mengeluarkan kotoran yang mengandung virus bisa tidak menunjukkan tanda-tanda klinis atau luka.

Sumber penularan

Penyebab flu burung adalah virus influensa tipe A yang menyebar antar unggas. Virus ini kemudian ditemukan mampu pula menyebar ke spesies lain seperti babi, kucing, anjing, harimau, dan manusia.
Virus influensa tipe A memiliki beberapa subtipe yang ditandai adanya Hemagglutinin (H) dan Neuramidase (N). Ada 9 varian H dan 14 varian N. Virus flu burung yang sedang berjangkit saat ini adalah subtipe H5N1 yang memiliki waktu inkubasi selama 3-5 hari.

Cara penularan

Burung liar dan unggas domestikasi (ternak) dapat menjadi sumber penyebar H5N1. Di Asia Tenggara kebanyakan kasus flu burung terjadi pada jalur transportasi atau peternakan unggas alih-alih jalur migrasi burung liar.
Virus ini dapat menular melalui udara ataupun kontak melalui makanan, minuman, dan sentuhan. Namun demikian, virus ini akan mati dalam suhu yang tinggi. Oleh karena itu daging, telur, dan hewan harus dimasak dengan matang untuk menghindari penularan. Kebersihan diri perlu dijaga pula dengan mencuci tangan dengan antiseptik. Kebersihan tubuh dan pakaian juga perlu dijaga.
Virus dapat bertahan hidup pada suhu dingin. Bahan makanan yang didinginkan atau dibekukan dapat menyimpan virus. Tangan harus dicuci sebelum dan setelah memasak atau menyentuh bahan makanan mentah.
Unggas sebaiknya tidak dipelihara di dalam rumah atau ruangan tempat tinggal. Peternakan harus dijauhkan dari perumahan untuk mengurangi risiko penularan.
Tidak selamanya jika tertular virus akan menimbulkan sakit. Namun demikian, hal ini dapat membahayakan di kemudian hari karena virus selalu bermutasi sehingga memiliki potensi patogen pada suatu saat. Oleh karena itu, jika ditemukan hewan atau burung yang mati mendadak pihak otoritas akan membuat dugaan adanya flu burung. Untuk mencegah penularan, hewan lain di sekitar daerah yang berkasus flu burung perlu dimusnahkan.dan dicegah penyebarannya

Gejala dan perawatan

Gejala umum yang dapat terjadi adalah demam tinggi, keluhan pernafasan dan (mungkin) perut. Replikasi virus dalam tubuh dapat berjalan cepat sehingga pasien perlu segera mendapatkan perhatian medis.
Penanganan medis maupun pemberian obat dilakukan oleh petugas medis yang berwenang. Obat-obatan yang biasa diberikan adalah penurun panas dan anti virus. Di antara antivirus yang dapat digunakan adalah jenis yang menghambat replikasi dari neuramidase (neuramidase inhibitor), antara lain Oseltamivir (Tamiflu) dan Zanamivir. Masing-masing dari antivirus tersebut memiliki efek samping dan perlu diberikan dalam waktu tertentu sehingga diperlukan opini dokter.



             



Rabu, 27 Oktober 2010

Studentsite Universitas Gunadarma


LINK :
http://studentsite.gunadarma.ac.id

            Studentsite adalah salah satu jenis layanan online yang ada di universitas gunadarma yang berupa situs pribadi mahasiswa yang berisi tentang informasi, pemberitahuan tentang perkuliahan dan tugas, adanya data tentang tugas dan tulisan yang telah di link, adanya data seminar yang telah diikuti, dll.

           Beberapa fitur dalam studentsite, diantaranya :  

Email : Di studentsite kita dapat mengirim dan menerima email seperti kita menggunakan layanan yahoo atau google mail.

Locker : Berisi tentang pengumuman dari layanan BAAK Gunadarma dan adanya kalender akademik perkuliahan

Calender : Berisi tentang kalender sehari - hari dan daftar planning

Address book : Berisi tentang buku alamat yang dapat diisi dengan informasi alamat email, nomor handphone, nama perusahaan.


Tugas Softskill (Minggu ke-3)

Sejarah Berdirinya Universitas Gunadarma

        Setiap Universitas pasti memiliki sejarah. Begitupula dengan Universitas Gunadarma.
-        Universitas Gunadarma (http://gunadarma.ac.id/) yang berdiri pada 7 Agustus 1981 yang dulunya bernama Program Pendidikan Ilmu Komputer (PPIK).
-        Kuliah pertama dimulai pada 10 Agustus 1981, melalui asuhan Yayasan Pengembangan Sistem Analis dan Operation Research Matematika (SAOR Matematika).
-        Pada 21 Juni 1984, nama Gunadarma dipilih untuk menjadikan nama dari sekolah tinggi Akademi Sains dan Komputer Indonesia (ASKI).
-        Pada 9 Juli 1984, Yayasan Pengembangan Sistem Analis dan Operation Research Matematika diganti menjadi Yayasan Pendidikan Gunadarma.
-        Pada 10 Juli 1984, secara resmi nama Gunadarma dikukuhkan menjadi Sekolah Tinggi Komputer Gunadarma (STKG).
-        Pada 14 Agustus 1984, Kopertis III memberikan izin operasional kepda STKG. Untuk membangkitkan semangat belajar yang lebih tinggi di kalangan mahasiswa.
-        Pada 28 September 1984, Gundarma menyelenggarakan upacara wisuda pertama setara sarjana muda.
-        Pada 5 Oktober 1985, melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayan No. 0424/0/1985, sekolah tinggi ini dinyatakan berstatus Terdaftar dengan nama baru Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Gunadarma (STMIK Gunadarma). Sehingga secara bersamaan Gunadarma dapat mengasuh Jenjang Pendidikan Tinggi Strata Satu (S1) serta Jenjang Pendidikan Tinggi Strata Nol (S0) dalam bentuk Diplom Tiga (D3).

        Bersama status itu, Sekolah tinggi ini mengasuh dua jurusan, yakni Jurusan Manajemen Informatika (MI) dan jurusan Teknik Komputer (TK).
-        Pada 29 Juli 1986, STMIK Gunadarma memperoleh Statuta baru di Yayasan Pendidikan Gunadrma.
-        Pada 13 Januari 1987, untuk pertama kalinya STMIK Gunadarma menyelenggarakan Sidang Sarjana yang diikuti oleh tiga mahasiswa.
-        Pada 24 Januari 1987, STMIK Gunadarma menyelenggarakan Wisuda Sarjana yang pertama. Hingga bulan September 1994, STMIK Gunadarma telah mencapai sidangnya yang ke-150.
-        Pada 4 Januari 1988, malalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 006/0/1988, Status “Terdaftar” STMIK Gunadarma Program Studi Manajemen Informatika dan Program Studi Teknik Komputer dinaikkan menjadi Status “Diakui”.
-        Pada 12 Agustus 1989 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0490/0/1989, Status kedua program studi tersebut dinaikkan menjadi Status “Disamakan”.

        Pengembangan program pendidikan terus berlanjut hingga pada 4 Juli 1989, STMIK Gunadarma membuka lagi jurusan baru yakni Jurusan Teknik Informatika (TI) dengan program studi Teknik Informatika.
-        Pada 7 September 1989, jurusan dan program studi baru ini memperoleh Status “Terdaftar".
-        Kemudian pada 19 Juni 1991 mencapai Status “Diakui”.
-        Status “Disamakan” pun diperoleh  pada 20 Februari 1992.


        Bersamaan dengan itu, semua program studi di STMIK Gunadarma telah mencapai Status “Disamakan”.
        Selain program penididikan jenjang D3 dan S1, perguruan tinggi ini juga melangkah maju ke Program Pendidikan Tinggi Strata Dua (S2) yang dikenal Program Pendidikan Magister.
-        Pada 10 Mei 1993, STMIK Gunadarma dilengkapi lagi dengan Program Pasca Sarjana Strata Dua bidang Manajemen Sistem Informasi.
-        Pada 13 Januari 1990 Gunadarma mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gunadarma atau lebih dikenal dengan STIE Gunadarma yang terdiri dari dua jurusan, yaitu jurusan Manajemen dan jurusan Akuntansi.
-        STIE Gunadarma memperoleh Status “Terdaftar” pada tanggal 16 Juni 1990.
-        Dari status terdaftar STIE memperoleh status “Diakui” dan kemudian status “Disamakan”.

        Sampai bulan September 1994, STIE telah menjalankan tiga kali wisuda. Selanjutnya bersamaan waktu dengan pembukaan Program Pendidikan Tinggi Strata Dua Bidang Manajemen Sistem Informasi pada STMIK, STIE juga membuka Program Pendidikan Tinggi Strata Dua di Bidang Manajemen Asuransi.
        Di bidang sarana dan prasarana, lokasi pendidikan juga mengalami kemajuan. Kalau awalnya lokasi pendidikan hanya terdapat di Kampus Jalan Kenari, maka pada waktu itu lokasi bertambah dengan kampus Kramat Sentiong dan Kampus Salemba.
-        Pada 9 Maret 1985 Gunadarma mengadakan upacara peletakan batu pertama di Kampus Pondok Cina Depok
-        pada 5 Januari 1987 dengan suatu upacara gedung pertama di kampis Pondok Cina diresmikan penggunaannya.
       
        Selain di Pondok Cina, prasarana kampus juga dipersiapkan di Beji. Namun karena akses ke daerah kampus tersebut belum memadai, maka Kampus Beji belum juga diwujudkan. Setelah mengembalikan kampus Salemba yang masa sewanya telah usai, maka,
- Pada 8 Februari 1989 Gunadarma menambah kampus baru di Jalan Raya Salemba No.53.
       
        Hingga akhirnya Gunadarma telah memiliki beberapa kampus yaitu Kampus Kenari, Kampus Kramat Sentiong, Kampus Pondok Cina dan Kampus Salemba.
        Tekanan jumlah mahasiswa menyebabkan Gunadarma mencari lagi kampus baru.
- Pada bulan Januari 1991, Gunadarma memperoleh tanah di Kelapa Dua.
- Pada bulan September 1994, Kampus Kelapa Dua telah memiliki lima gedung kuliah.
       
        Sarana dan prasarana lain adalah Perpustakaan dan Laboratorium Komputer yang terbentuk sejak zaman PPIK, maka
-        Pada 16 Desember 1986 Gunadarma meresmikan Laboratorium Elektronika Dasar.
-        Pada 23 Maret 1987 Gunadarma meresmikan Laboratorium Fisika. Laboratorium inilah yang telah digunakan oleh Gunadarma untuk menyelenggarakan promosi Open House pada 18 Maret 1989.

        Gunadarma memiliki dua muka yang mendorong maju hajat hidupnya di dalam masyarakat masa kini. Pada satu muka, Gunadarma adalah nama arsitek tenar yang membangun Candi Borobudur. Pada muka lainnya, Gunadarma mencerminkan buktinya dan sumbangsihnya kepada masyarakat dalam wujud Guna dan Darma. Sebagai salah satu perintis standar baru di dalam pendidikan, Gunadarma berusaha pula untuk mengisi kemampuan masyarakat di dalam standar baru kehidupan bermasyarakat masa kini melalui penyelenggaraan pendidikan. Di dalam ribaannya, terdapat Laboratorium Gunadarma (LG) yang mewakili berbagai laboratorium dan bengkel yang di dalam Gunadarma serta Pustaka Gunadarma (PG) yang mewakili perpustakaan, penerbitan buku, dan penerbitan jurnal berupa Matematika dan Komputer yang kelak dapat disusul dengan penerbitan jurnal lainnya.
        Disamping LG, PG juga menempati kedudukan sentral di lingkungan Gunadarma. Didalam dua wadah yang berupa LG dan PG, tiga serangkai laboratorium, pustaka, dan jurnal ilmiah di Gunadarma ini merupakan satu kesatuan utuh untuk mewujudkan sumbangsih Gunadarma di dalam bentuk Guna dan Darma. Di dalam rangka inilah, tiga serangkai itu mencoba untuk menyusun sejumlah kegiatan yang dapat mencerminkan cita-cita Gunadarma.
        Didalam kegiatan itu terdapat penelitian, kelompok studi, dan penataran. Guna bagi masyarakat dan darma bagi ilmu tercermin pula didalam kegiatan itu sementara penataran berusaha untuk berguna bagi masyarakat.
        Ada satu hal penting yang selalu menghantui pengasuh Gunadarma didalam usaha mereka untuk memberi arah kepada Gunadarma yaitu dalam hal mutu. Segala usaha dilakukan, tidak saja demi peningkatan mutu pendidikan, melainkan juga demi peningkatan mutu ilmu di lingkungan Gunadarma.
        Didalam pembangunannya, Gunadarma selalu bersikap selektif. Prioritas pembangunan selalu mengarah kepada kepeningkatan mutu. Setapak demi setapak, Gunadarma berusaha mengutamakan pengadaan ruang belajar, ruang laboratorium, ruang pustaka, dan sarana publikasi, yang merupakan mutu bagi para dosen maupun mutu bagi para mahasiswanya. Karena, mahasiswa yang diajar oleh dosen yang tenar akan selalu memperoleh keuntungan dari ketenaran dosennya itu.
Namun prasarana untuk peningkatan ini masih perlu ditunjang lagi oleh sarana lain. Sarana pokok yang perlu mendampingi segala prasarana adalah suasana lingkungan belajar yang baik berupa budaya Gunadarma. Hal inilah yang menyebabkan pengasuh Gunadarma berusaha untuk membina budaya Gunadarma atau suasana yang baik di lingkungan belajar di Gunadarma. Budaya Gunadarma atau suasana yang baik di lingkungan belajar menyangkut manusia. Dan manusia itulah yang menentukan bagaimana bentuk suasana di lingkungan belajar mereka.       Demikianlah disamping ruang belajar, pustaka, laboratorium, dan majalah, kelompok gemar belajar yang ditargetkan untuk menjadi inti penggerak pendidikan merupakan aset Gunadarma yang selalu diutamakan di dalam pembangunan Gunadarma. Dan kegemaran belajar ini pula yang akan ditanamkan di kalangan mahasiswa yang telah memilih Gunadarma sebagai almamater mereka.
        Gunadarma akan menjamah bidang ilmu lain di luar Komputer dan Ekonomi untuk menyumbangkan guna dan darmanya kepada masyarakat dan untuk mengikuti dan mengejawantahkan standar baru di dalam masyarakat dan standar baru di dalam pendidikan.        Gunadarma bukan hanya sekedar STMIK Gunadarma, demikian juga Gunadarma bukan hanya sekedar STIE Gunadarma. Gunadarma juga bukan sekedar Program Pasca Sarjana Gunadarma. Gunadarma adalah keseluruhan yang bernama Gunadarma, dari STMIK, STIE, ke berbagai wadah perkembangan lainnya sampai ke Universitas Gunadarma.
        Setelah 15 tahun lamanya lembaga pendidikan ini berdiri sambil merayap dari Program Pendidikan Ilmu Komputer (PPIK) yang bersahaja ke Akademi Sains dan Komputer Indonesia (ASKI) yang lebih sederhana ke STMIK dan STIE Gunadarma yang lebih mantap, maka..
-        Pada tahun 1996 lembaga pendidikan itu berhasil sampai ke taraf yang sudah lama dicita-citakan.
-        Melalui Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi No.92/KEP/ DIKTI/1996, tanggal 3 April 1996.
        Lembaga pendidikan itu berhasil dikukuhkan menjadi Universitas Gunadarma (UG). Dibawah naungannya terdapat sejumlah Fakultas dari Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Ekonomi, dengan Program Studi yang telah dimiliki Status “Disamakan” sampai ke Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Sastra yang sama sekali baru. Mereka tersebar di tujuh kampus dari Kampus A sampai Kampus G.
        Pada tahun 1996, kedudukan Universitas Gunadarma cukup luar biasa. Maka, UG pun memiliki dua muka. Pada satu muka, UG merupakan puncak dari suatu perkembangan, dari wujud program yang bersahaja sampai ke wujud universitas yang kompleks. Pada tahun 1981, UG pun kini meninggalkan masa lalunya yang berwujud Program, Akademik, dan Sekolah Tinggi untuk memulai lembaran baru yang berwujud Universitas.
        Dengan program Diploma Tiga, Strata Satu, dan Strata Dua di dalam asuhannya, Universitas Gunadarma melangkah ke masa depan dengan membentuk lebih banyak tonggak sejarah lagi.

        Tonggak pertama adalah pengakuan terhadap Universitas Gunadarma oleh pihak luar.
- Sejak tanggal 17 November 1997, berdasarkan suatu evaluasi, Badan Akreditasi Nasional (BAN) menyatakan lima Program Studi pada Strata Satu sebagai terakreditasi.
- Pada bulan Agustus 1998, kelima Program Studi pada Strata Satu itu, yakni Akuntansi, Manajemen, Manajemen Informatika, Teknik Komputer, dan Teknik Informatika, memperoleh peringkat “A” pada akreditasi BAN itu.

        Pada saat Gunadarma mencapai usia 19 tahun, tibalah Gunadarma di ujung abad ke-20. Sebelum meninggalkan abad ke-20, Gunadarma masih sempat mengembangkan bidang akademiknya. Mulai tanggal 25 September tahun 2000, untuk pertama kalinya, Gunadarma membuka Program Strata Tiga atau Program Doktor di bidang Ilmu Ekonomi. Demikianlah dengan program Jenjang Pendidikan Diploma (D3), Jenjang Pendidikan Sarjana (S1), Jenjang Pendidikan Magister (S2), Jenjang Pendidikan Doktor (S3), 41 laboratorium, beserta sekitar 13.000 alumni Jenjang D3, 19.000 lebih alumni jenjang S1, dan 400 lebih alumni jenjang S2, Gunadarma meninggalkan abad ke-20 dan milenium ke-2.
        Pada tahun 2001, Gunadarma memasuki abad ke-21 dan milenium ke-3 dengan 26.000 lebih mahasiswa yang diasuh oleh 1.100 lebih tenaga pengajar.
        Kesempatan pengembangan pertama di dalam abad baru ini terjadi pada tahun 2003. Sejak Januari 2003, bekerja sama dengan Universite de Bourgogne dari kota Dijon, Perancis, Gunadarma membuka lagi program pendidikan jenjang S3 di bidang Teknologi Informasi/Ilmu Komputer. Pengembangan berikutnya terjadi pada tahun 2004 ketika Gunadarma mulai meluluskan doktor di bidang Ilmu Ekonomi.
        Perkembangan berikutnya terjadi pada awal tahun 2006. Pada waktu itu Gunadarma mulai meluluskan doktor di bidang Teknologi Informasi/Ilmu Komputer setelah sebelumnya mereka menempuh ujian tertutup di Dijon, Perancis, pada bulan September 2005.
        Gunadarma yang dimulai dari bentuk sekolah tinggi dan menanjak menjadi universitas, kini sampai ke taraf universitas penuh dengan meluluskan peserta didik dari jenjang diploma, sarjana, magister, dan doktor.

Arti Lambang Universitas Gunadarma

- Tangkai Obor Berdiri Tegak
        Melambangkan keteguhan hati untuk menyumbangkan dharma       bakti kepada Nusa dan Bangsa.

- Cawan Obor yang Melebar dan Cekung
        Adalah wadah dari ilmu pengetahuan yang luas dan mendalam.

- Kobaran Api yang Kuning Keemasan
        Menunjukkan semangat juang yang tak pernah padam dalam         menuntut ilmu dan menyumbangkannya kepada masyarakat.

- Bentuk Lingkaran yang Berwarna Ungu
        Adalah suatu bentuk geometris yang memberi ciri pada ilmu pengetahuan yang ditekuni dan dikembangkan.

- Bingkai Segi Lima
        Menyatakan bahwa Universitas Gunadarma berazaskan Pancasila.


Visi dan Misi Universitas Gunadarma

v    Visi
                Pada tahun 2012 Universitas Gunadarma menjadi         Universitas berbasis teknologi informasi dan komunikasi terkemuka di Indonesia yang kontribusinya di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diakui (recognized), baik di tingkat regional maupun internasional

v    Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang berkualitas dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.

2. Menciptakan suasana akademik yang mendukung               terselenggaranya kegiatan penelitian yang bertaraf     internasional dan bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia.

3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud pengejawantahan tanggungjawab sosial institusi (university social responsibility).

4. Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai institusi, baik di dalam maupun di luar negeri.
       
5. Mengembangkan organisasi institusi dalam rangka merespon pelbagai perubahan yang terjadi.

Kamis, 21 Oktober 2010

Tugas Softskill (Minggu ke-2)

E-learning.gunadarma.ac.id

         
            E-Learning merupakan salah satu layanan internet diantara banyak layanan internet yang dimiliki oleh Universitas Gunadarma. E-Learning adalah layanan yang memberikan fasilitas pembelajaran jarak jauh (distance learning) yang memanfaatkan jaringan komputer, teknologi komputer dan/atau Internet. Tanpa harus pergi mengikuti pelajaran atau perkuliahan didalam kelas, para pembelajar juga dapat mengikuti pembelajaran E-Learning melalui komputer di tempat mereka masing-masing. E-Learning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari internet atau di jaringan lokal.
          Baik melalui jaringan lokal maupun internet, sesungguhnya materi E-Learning tidak harus didistribusikan secara on-line, tetapi melalui distribusi secara off-line menggunakan media CD/DVD juga termasuk pola E-Learning yang aplikasi dan materi belajarnya dikembangkan sesuai kebutuhan yang selanjutnya pembelajar dapat memanfatkan CD/DVD tersebut untuk melakukan pembelajaran di tempat di mana dia berada.
          Sistem E-learning Universitas Gunadarma ini juga dapat dimanfaatkan para dosen untuk mengelola materi perkuliahan secara on-line, yakni: menyusun SAP, meng-upload materi perkuliahan, memberikan tugas kepada mahasiswa, menerima pekerjaan mahasiswa, membuat tes/quiz, memberikan nilai, memonitor keaktifan mahasiswa, mengolah nilai mahasiswa, berkomunikasi dengan mahasiswa melalui forum diskusi dan chat, dll.       Sedangkan untuk para mahasiswa dapat mengakses informasi dan materi pembelajaran, berinteraksi dengan sesama mahasiswa dan dosen, melakukan transaksi tugas-tugas perkuliahan, mengerjakan tes/quiz, melihat pencapaian hasil belajar, dll.
           
          Fitur – fitur dalam layanan E-Learning :
1.      E-book : Merupakan fitur untuk mendownload buku mata kuliah. Buku di download dan akan muncul di aplikasi pdf.
2.      SAP Online : SAP adalah satuan acara perkuliahan, layanan ini memberikan tentang rencana pembahasan mata kuliah pada setiap semester.
3.      V-class
4.      Material : Material adalah layanan untuk mendownload materi – materi mata kuliah yang telah disediakan
5.      I-lab

 Struktur Organisasi E-Learning Center (ELC)

          Pelaksanaan kegiatan pembelajaran di Universitas Gunadarma didukung oleh 9 unit kerja, di samping perangkat program studi, yang secara struktural bertanggung jawab langsung kepada Rektor. Setiap unit kerja dilengkapi dengan beberapa unit kerja yang lebih operasional. Sebagian unit kerja berafiliasi dengan satu fakultas sedangkan yang lainnya melayani kegiatan Universitas Gunadarma secara keseluruhan. Gambar di bawah ini menunjukkan struktur organisasi Universitas Gunadarma.
          Pada gambar tersebut ditunjukkan kelengkapan salah satu unit kerja, yaitu BAPSI (Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi), dengan keenam sub-unit kerjanya yang di antaranya adalah Pusat Pembelajaran Eletronis (ELC, e-Learning Center).
          Tugas penting unit ini adalah melakukan koordinasi antar bagian dalam proses dan layanan sistem pembelajaran secara elektronik maupun pembelajaran berbasis web bagi dosen dan mahasiswa. Keberadaan sistem pembelajaran online yang sudah berjalan selama ini bukan bermaksud untuk menggantikan sistem tatap muka di kelas, namun untuk lebih memperkaya material yang mudah tersedia sehingga memudahkan mahasiswa dalam pemahaman materi ajar. Unit E-learning Center bertempat di Gedung 2 Lt 3 Kampus D Depok dengan 3 orang staff, yaitu Aviarini Indrati, SKom., MMSI (Kepala Unit Kerja), dan 2 orang staff yaitu Tri Sulistyorini, SKom., MMSI dan Edi Minaji Pribadi, SP., MSc.


Senin, 11 Oktober 2010


       PENDAHULUAN


            Manusia pada hakikatnya adalah makhluk social yang tidak dapat hidup sendiri, selalu berhubungan dengan dan membutuhkan orang lain. Dimana saja, baik dirumah atau di tempat kerja kita pun dituntut untuk bersosialisasi, berhubungan dengan orang lain dan saling memerlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
           
            Demikian pula hubungan antara pembeli (pelanggan) dan penjual (produsen) adalah juga seperti hubungan antarsesama manusia dalam kehidupan sehari-hari.

            Pada hakikatnya, konsep pelayanan kepada pembeli (pelanggan) dengan bertitik tolak dari konsep kepedulian kepada konsumen terus mengalami perkembangan  sedemikian rupa, dari mulai konsumen berminat akan membeli kemudian memutuskan membeli sampai setelah membeli produk kita (after sales service) telah menjadi salah satu alat utama dalam melaksanakan strategi pemasaran untuk memenangkan persaingan.

            Pelayanan terbaik tetap harus berorientasi kepada kepentingan konsumen atau pelanggan agar dapat memperoleh kepuasan optimal. Jadi, persoalannya adalah begaimana dapat menyenangkan, memberikan pelayanan, dan memberikan kepuasan kepada pelanggan sesuai dengan harapan-harapannya ?


Konsep-konsep Harapan Pelanggan.

1.      Pengertian Pelanggan.

Pelanggan yaitu orang atau instansi/lembaga yang membeli barang/jasa
secara rutin atau berulang-ulang, karena barang/jasa yang dibeli mempunyai manfaat.

    Beberapa pengertian lain tentang pelanggan, sebagai berikut :
a. Pelanggan adalah orang-orang yang datang kepada kita (perusahaan atau petugas pelayan)
 dengan maksud, tujuan dan harapan tertentu untuk mendapatkan apa yank diinginkan
dengan cara yang menyenangkan.
b.Pelanggan adalah bagian yang sangat penting dari lingkup bisnis
atau usaha kita sebagai perusahaan.
c. Pelanggan adalah rekan atau mitra yang telah sekian lama menjalin
kerja sama usaha.

            2. Pengelompokan Pelanggan

               Secara umum kelompok pelanggan dibagi dalam kelompok berikut :
d.  Pelanggan Internal (Internal Customer)
         Yaitu pelanggan yang berasal dari dalam perusahaan yang  menjadi
         pelanggan dari produk yang dihasilkan oleh mereka sendiri.

e. Pelanggan Eksternal (External Customer)
    Yaitu pelanggan yang berasal dari luar perusahaan yang membeli atau
     menerima barang/jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.

3. Tipe-Tipe Pelanggan

                  a. Pelanggan Pria
                        - Tidak bertele-tele dalam mencari barang yang diinginkannya.
                        - Kurang sabar dalam memilih barang yang diinginkannya.
                        - Mudah dipengaruhi bujukan petugas pelayanan.
                        - Mudah terpengaruh oleh penjelasan dan argumentasi yang objektif.

                  b. Pelanggan Wanita
                        - Sangat bertele-tele dalam memilih barang.
                        - Tidak mudah terpengaruh penjelasan dan bujukan pelayan.
                        - Lebih menyukai sesuatu yang bersifat modis.
                        - Mudah meminta pandangan dan pendapat orang lain.
                        - Mudah tergiur oleh berita-berita teman sekitar.

c. Pelanggan Remaja.
      - Mudah terpengaruh bujukan pelayan.
      - Mudah terpengaruh tayangan iklan yang menarik.
      - Seleranya sangat modis dalam memilih barang.
      - Agak boros dalam berbelanja.

d. Pelanggan Usia Lanjut
      - Biasanya bersikap ramah dan ngemong pada
        petugas yang masih muda.
      - Cenderung ingin berlama-lama dan ngobrol
         dulu dengan pelayan.
      - Acapkali menanyakan barang-barang
         yang sudah ketinggalan zaman.
      - Sudah mantab dalam memilih barang
        yang diinginkan.

e. Pelanggan Anak-anak.
      - Umumnya masih suka bermain-main.
      - Keinginannya terkadang tidak konsisten.
      - Tidak pernah diam, selau bergerak kesana kemari.
      - Mudah dipengaruhi dengan bujuk rayu.

4. Jenis-jenis Harapan/Kebutuhan Pelanggan.
            
 a. Pembeli adalah Membeli Pelayanan bukan Produk.
     Pelanggan itu tidak membeli produk yang kita tawarkan tetapi 
membeli pelayanan yang kita berikan. Apabila pelayanan kita tidak baik, ramah,
penuh perhatian dan dapat memenuhi harapan- harapan tentang kebutuhan
pelanggan pada saat mereka datang dan  melihat, maka dari hanya ingin melihat,
kemudian mereka mencoba meneliti sampai akhirnya memutuskan untuk
membeli produk kita.

 b. Jenis-jenis Harapan / Kebutuhan Pelanggan.
                
    1) Pelanggan Internal
        a. Kebersamaan dan kerja sama.
           Merupakan modal utama untuk menunjang kelangsungan kegiatan usaha perusahaan.

        b. Imbalan
            Berupa gaji yang memenuhi standar upah minimum
            atau insentif tambahan berupa bonus yang merupakan
            bentuk penghargaan atas prestasi kerja.
                       
       c. Kualitas kerja
          Fasilitas kerja yang memadai diperlukan agak mereka                         
          mampu mencapai kualitas yang baik sesuai dengan harapan pimpinan,
         sehingga akan mampu mencapai tujuan yang optimal.
                            
              d. Struktur, sistem dan prosedur kerja yang efisien.
                     Guna memudahkan pelaksanaan dan menunjang efisiensi kerja.

  2) Pelanggan eksternal
           a. Setiap pelanggan mengharapkan kualitas pelayanan yang baik.
           b.Pelanggan mempunyai hak akan informasi yang jujur dan
              benar tentang barang/jasa yang akan dibelinya.
           c. Pelanggan mengharapkan kemudahan dalam memperoleh
               barang/jasa.
           d. Pelanggan mengharapkan pelayanan purna jual
              (after sales  service) atau pelayanan perbaikan/perawatan
              setelah barang terjual.
                                
Contoh Produk dan Cara Pemasaran.




Ø     Target Pasar :
             Anak – anak remaja (80% wanita) yang memiliki selera yang sangat   modis dalam memilih barang dan sifat mudah terpengaruh tayangan iklan yang menarik, majalah ini tepat sekali di produksi pada kalangan mereka karena Majalah Gadis ini berisi tentang berbagai macam model baju masa kini, tips-tips kecantikan, cara bergaya dan menjadi anak gaul dan sebagainya.

Ø     Teknik dan Cara Pemasaran.
- Dapat diproduksi atau dijual di sekitar lingkungan sekolah dan kampus.
- Memproduksi setiap edisi majalah terbaru.
- Majalah berisi poster artis-artis papan atas yang sedang naik rating dapat menambah rasa ingin membeli dari sang pelanggan.
- Adanya bonus-bonus setiap pembelian majalah edisi terlengkap dan terbaru seperti tas-tas lucu, kalender meja yang unik, buku note dan diary dll yang tentunya sesuai dengan selera anak remaja.

Ø     Harga
          Harga tentunya harus disesuaikan dengan target pasar yaitu anak remaja (anak sekolah dan mahasiswi) dimana mereka belom memiliki pendapatan sendiri atau dapat dikatakan uang saku yang tidak terjangkau. Maka, sekiranya harga tidak dijatuhkan terlalu mahal.

- Untuk edisi biasa atau hanya berisi beberapa poster dan tanpa bonus, biasanya dijual dengan harga  Rp. 9.000,00
- Untuk edisi lengkap atau dengan banyak poster dan ada bonus, biasanya dijual dengan harga Rp. 17.000,00